Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Tata Cara Sholat Gerhana Bulan Lengkap: Rakaat, Gerakan, Bacaan

Gerhana bulan adalah salah satu tanda kebesaran Allah SWT yang jarang terjadi. Saat langit malam berubah dan cahaya bulan perlahan meredup, Islam mengajarkan umatnya untuk tidak sekadar menyaksikan, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah.

Salah satu amalan yang dianjurkan adalah tata cara sholat gerhana bulan sebagaimana dicontohkan Rasulullah ﷺ. Sayangnya, masih banyak yang bingung tentang jumlah rakaat, bacaan, hingga perbedaan dengan sholat biasa.

Artikel ini membahas secara lengkap dan mudah dipahami tentang tata cara sholat gerhana bulan sesuai sunnah, mulai dari niat hingga khutbah setelah sholat.

Daftar Isi

Pengertian & Hukum Sholat Gerhana Bulan

Sholat gerhana bulan disebut juga shalat khusuf. Ia merupakan sholat sunnah yang dikerjakan ketika terjadi gerhana bulan.

Hukumnya adalah sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan. Mayoritas ulama sepakat bahwa sholat ini berlaku bagi laki-laki dan perempuan.

Lebih utama dilakukan berjamaah di masjid, namun tetap sah apabila dikerjakan sendiri di rumah.

Dalil Disyariatkannya Sholat Gerhana Bulan

Rasulullah ﷺ bersabda bahwa gerhana bukanlah karena kematian atau kelahiran seseorang, melainkan tanda kebesaran Allah. Ketika melihatnya, umat Islam dianjurkan untuk:

  • Melaksanakan sholat
  • Memperbanyak doa
  • Berzikir
  • Bersedekah

Inilah dasar kuat mengapa tata cara sholat gerhana bulan menjadi sunnah yang sangat dianjurkan.

Waktu Pelaksanaan Sholat Gerhana Bulan

Waktu pelaksanaan dimulai sejak gerhana terlihat hingga gerhana berakhir.

  • Dimulai ketika bulan mulai tertutup bayangan bumi
  • Berakhir ketika cahaya bulan kembali normal
  • Tidak ada adzan dan iqamah
  • Biasanya diserukan: “Ash-shalatu jami’ah”

Jika gerhana sudah selesai sebelum seseorang sempat sholat, maka tidak perlu qadha.

Jumlah Rakaat Sholat Gerhana Bulan

Jumlah rakaat sholat gerhana bulan adalah dua rakaat.

Namun uniknya, setiap rakaat memiliki dua kali ruku. Total keseluruhan:

  • 2 rakaat
  • 4 kali ruku
  • 4 kali membaca Al-Fatihah
  • 4 kali membaca surat

Inilah yang membedakan dari sholat sunnah biasa.

Niat Sholat Gerhana Bulan

Niat cukup dalam hati. Tidak ada lafaz baku yang diwajibkan.

Saya niat sholat sunnah gerhana bulan dua rakaat karena Allah Ta’ala.

Jika berjamaah, niat disesuaikan sebagai imam atau makmum.

Tata Cara Sholat Gerhana Bulan Lengkap

Rakaat Pertama

  1. Takbiratul ihram
  2. Membaca doa iftitah
  3. Membaca Al-Fatihah
  4. Membaca surat panjang
  5. Ruku pertama (dipanjangkan)
  6. I’tidal
  7. Membaca Al-Fatihah lagi
  8. Membaca surat lebih pendek
  9. Ruku kedua
  10. I’tidal
  11. Sujud pertama
  12. Duduk di antara dua sujud
  13. Sujud kedua

Rakaat Kedua

Langkahnya sama seperti rakaat pertama.

Setelah salam, disunnahkan ada khutbah yang berisi nasihat dan ajakan taubat.

Bacaan Sholat Gerhana Bulan Lengkap

Bacaan sholat gerhana bulan sama seperti sholat biasa:

  • Doa iftitah
  • Al-Fatihah
  • Surat Al-Qur'an
  • Bacaan ruku dan sujud
  • Tasyahud

Yang membedakan adalah durasi bacaan dan ruku yang lebih panjang.

Perbedaan Sholat Gerhana Bulan dan Sholat Wajib

Aspek Sholat Gerhana Sholat Wajib
Hukum Sunnah muakkadah Wajib
Ruku per rakaat 2 kali 1 kali
Waktu Saat gerhana Waktu tertentu

Amalan Sunnah Saat Terjadi Gerhana

  • Memperbanyak istighfar
  • Berdoa dengan khusyuk
  • Bersedekah
  • Mengingat hari kiamat

Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari

  1. Mengira hanya satu kali ruku tiap rakaat
  2. Menganggap wajib
  3. Tidak mengikuti imam

Hikmah dan Keutamaan Sholat Gerhana Bulan

Gerhana adalah pengingat bahwa alam semesta berjalan atas kehendak Allah. Sholat gerhana bulan mengajarkan ketundukan, rasa takut, dan harap kepada-Nya.

FAQ Seputar Tata Cara Sholat Gerhana Bulan

Apakah sholat gerhana bulan wajib?

Tidak. Hukumnya sunnah muakkadah.

Bolehkah sholat gerhana bulan sendiri?

Boleh. Berjamaah lebih utama.

Apakah ada khutbah setelah sholat?

Ya, disunnahkan ada khutbah setelah sholat berjamaah.

Kesimpulan

Tata cara sholat gerhana bulan terdiri dari dua rakaat dengan dua kali ruku pada setiap rakaat. Bacaan sama seperti sholat biasa, namun dipanjangkan dan disertai doa.

Semoga ketika gerhana berikutnya terjadi, kita sudah siap mengamalkannya dengan benar.

Ide Referensi Eksternal

  • Situs resmi Kementerian Agama RI
  • Situs resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI)
  • Laman fatwa lembaga keislaman internasional terpercaya

Posting Komentar untuk "Tata Cara Sholat Gerhana Bulan Lengkap: Rakaat, Gerakan, Bacaan"